Kumpulan Berita, Gambar, Video dan Info Unik Lucu Terbaru serta Kejadian aneh tapi nyata di Dunia

Monday, November 2, 2015

Inilah Jejak Kaki Raksasa Misterius yang ada di Aceh

Alam memiliki misteri yang kadang tidak bisa dipecahkan oleh manusia. Misteri ini biasanya dikaitkan dengan legenda atau mitos daerah setempat.

Seperti mitos tentang adanya manusia raksasa atau yeti di gunung es. Mitos ini ternyata tidak hanya di luar negeri, tapi di Indonesia pun ada.
Jejak kaki Tuan Tapa di Tapaktuan Aceh / goodnewsfromindonesia.org
Itulah misteri Tapaktuan di Aceh Selatan. Di Tapaktuan, terdapat jejak kaki manusia raksasa berukuran 6 x 2,5 meter. Para warga meyakini jejak kaki raksasa itu adalah jejak kaki Tuan Tapa, itulah juga yang menjadi asal mula nama kota Tapaktuan.

Lokasi Tapaktuan ini berada 440 kilometer dari provinsi Aceh. Memang tempat jejak kaki ini berada masuk ke karang-karang, tapi tenang saja untuk mencapai ke sana sudah ada tanda berupa garis putih dan kita tinggal mengikuti arah garis itu untuk sampai di jejak kaki raksasa.

Menurut legenda, jaman dahulu ada dua naga yang menguasai lautan dan naga itu menemukan seorang bayi yang mengapung. Kemudian sang naga mengambil dan merawatnya. Ternyata bayi itu adalah putri dari raja dan permaisri Kerajaan Asranaloka.

Mengetahui hal itu, raja kemudian merebut kembali sang putri. Namun, naga tidak memperbolehkannya. Lalu terjadi pertarungan sengit antara naga dengan raja hingga mengusik Syech Tuan Tapa yang kala itu tengah bersemedi.

Melihat hal itu, Tuan Tapa kemudian memijakkan kaki di karang dekat laut dan melangkahkan kakinya ke gunung lalu melerai pertarungan tersebut. Naga pun marah dengan tindakan Tuan Tapa tersebut, akhirnya malah Tuan Tapa yang bertarung dengan naga dan Tuan Tapa memenangkannya.

Singkat cerita, akhirnya putri kembali kepada raja dan permaisuri Asranaloka. Dan bekas pijakan kaki Tuan Tapa di karang itulah tapak kaki raksasa yang ada hingga sekarang.

Hingga saat ini, tepat tapak kaki Tuan Tapa itu menjadi objek wisata yang masih digemari wisatawan.

Tertarik mengunjungi jejak kaki Tuan Tapa readers?
 
Atas