Wednesday, October 26, 2016

8 Alasan Akhlak masih Buruk Meski Sudah Lama Mengaji

Akhlak adalah penting bagi diri seseorang. Akhlak baik yang dimiliki seseorang akan membawa orang tersebut dalam kebaikan pula. Tak hanya itu, akhlak yang baik membawa kebaikan juga pada diri sendiri dan orang lain.

Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam diutus oleh Allah Ta'ala untuk menyempurnakan akhlak manusia. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membuat akhlak manusia menjadi baik. Salah satunya adalah dengan mengaji.
Ilustrasi / Gambar via m.8screensavers.com
Inilah alasan akhlak masih buruk meski sudah lama mengaji:
  1. Akhlak adalah Salah Satu Tolok Ukur Iman dan Tauhid

    Akhlak merupakan cerminan langsung apa yang ada di hati, cerminan keikhlasan dan penerapan ilmu yang diperoleh. Salah satu barometer akhlak adalah bagaimana akhlaknya dengan istri dan keluarganya.

    Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik diantara kalian dalam bermuamalah dengan keluargaku." (HR. Tirmidzi)

    Selain itu, tolok ukur akhlak yang lain adalah takwa. Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Bertakwalah kepada Allah Ta'ala dimana saja engkau berada. Iringilah kejelekan dengan kebaikan niscaya Dia akan menghapuskan kejelekan tersebut dan berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik." (HR. Tirmidzi No. 1987 dan Ahmad 5/153)
  2. Tingginya Ilmu bukan Tolok Ukur Iman dan Tauhid

    Ilmu yang kita miliki dapat menjadi manfaat apabila kita mengamalkannya. Ilmu hanyalah sebagai perantara, bukan tujuan utama manusia. Oleh karena itu, penting bagi orang yang berilmu untuk membagikan ilmunya kepada orang lain. Mengajarkan kebaikan pada orang lain.
  3. Ilmu Agama bukan hanya sebagai Wawasan

    Menambah ilmu jangan hanya dijadikan sebagai wawasan, atau hanya untuk mendapatkan sebuah jabatan. Tapi, tuntutlah ilmu dengan niat menambah akhlak baik dan amal kita.
  4. Sibuk Belajar Ilmu Fiqh dan Ushul, Melupakan Ilmu Akhlak dan Pensucian Jiwa

    Menuntut ilmu jangan hanya mengedepankan ilmu fiqh agar memperoleh kedudukan tinggi, mencapai gelar ustadz, dan menjadi rujukan bagi orang-orang yang ingin bertanya. Tapi jangan lupakan ilmu tentang akhlak dan pensucian jiwa, karena itu dapat memperbaiki jiwa dan hati kita. Ketika jiwa dan hati kita sudah baik, insyaAllah kita pun dapat mengajarkan dan menjadi contoh yang baik bagi orang lain. Halaman selanjutnya
8 Alasan Akhlak masih Buruk Meski Sudah Lama Mengaji Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top