Friday, November 18, 2016

Aneh! Divonis 30 Tahun Penjara, Pria ini Malah Minta Lebih! Alasannya Membuatmu Kaget

Tidak ada orang yang ingin di penjara, sekalipun ia telah berbuat kejahatan. Orang yang di penjara otomatis namanya akan kotor dan ia tidak dapat menikmati hidup selama ia di penjara. Oleh karena itulah, mereka yang di penjara selalu meminta keringanan hukuman.

Namun, berbeda dengan salah seorang pria ini. Ia divonis 30 tahun penjara, tapi ia malah ingin meminta masa tahanannya ditambah. Kenapa ya?
Eric Torpy / Gambar via archive.boston.com

Inilah alasan pria ini ingin ditahan lebih lama

Dia adalah Eric Torpy, seorang tersangka kasus perampokan bersenjata di tahun 2002. Karena kejahatannya itu, ia dijatuhi hukuman 30 tahun kurungan penjara. Bukannya meminta keringanan, Eric justru meminta hakim untuk memperpanjang masa tahanannya tiga tahun lagi sehingga menjadi 33 tahun.

Alasannya sepele, hanya karena ia ingin memiliki masa tahanan sama seperti nomor punggung pemain basket favoritnya, yaitu Larry Bird, yang memiliki nomor punggung 33. Ray Elliott, hakim distrik Oklahoma mengatakan hal tersebut pada Associated Press. Dan tanpa banyak proses, permintaan Eric pun dikabulkan, kini masa tahanannya adalah 33 tahun.

Namun, setelah menjalani masa tahanan selama 6 tahun, Eric mengaku menyesal karena menurutnya 3 tahun itu sangat berarti. Saat ini usianya adalah 38 tahun dan ia akan mendapatkan pembebasan bersyarat di tahun 2033.

Ia menyesal atas keputusannya, padahal awalnya ia hanya ingin melucu saja tapi hakim mengabulkannya. Keluarga Eric mengatakan bahwa ia bodoh, dan Eric sendiri mengakui kebodohannya itu. Selain menyesal karena meminta tambahan hukuman, Eric juga menyesal telah melakukan perampokan tersebut.

Meski begitu, ia tetap senang dapat menunjukkan kesukaannya pada Larry Bird, dan ia pun juga memiliki tato di sikunya bertuliskan angka 33.

Ada-ada saja ya readers?
Aneh! Divonis 30 Tahun Penjara, Pria ini Malah Minta Lebih! Alasannya Membuatmu Kaget Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top