Tuesday, November 1, 2016

Astagfirullah! Inilah Orang-orang yang Tertipu di Dunia!

Dunia, adalah tempat kita hidup untuk sementara. Rasanya hidup di dunia itu lama, tapi jika kita bayangkan, hidup di dunia itu hanya sementara. Tak ada yang kekal dan tak ada yang abadi di dunia ini.

Yang abadi hanyalah akhirat, tempat terakhir seluruh umat. Dimana kita akan menerima segala apa yang kita tanam di dunia. Jika berbuat kebaikan di dunia, maka akan menuai kebaikan pula di akhirat dan begitu pula sebaliknya.
Ilustrasi bersenang-senang / venusbuzz.com

Manusia ditipu setan dengan kenikmatan dunia

Masih banyak manusia yang menganggap bahwa dunia itu segalanya. Kenikmatan dunia lebih membuatnya puas daripada akhirat. Bahkan ada yang memilih dunia dengan alasan, "Dunia itu kontan, sedangkan akhirat itu kredit. Dan yang kontan itu lebih baik daripada yang kredit." Ada juga yang berkata, "Lebih baik benih yang kontan daripada mutiara yang masih dijanjikan."

Semua itu adalah bujuk rayu setan. Binatang tak berakalpun lebih pintar daripada setan. Jika binatang takut pada bahaya, mereka tidak akan mendatangi bahaya tersebut. Namun jika setan, malah mendatangi hal yang membinasakan diri mereka.

Bagi pernyataan bahwa yang kontan itu lebih baik daripada yang kredit itu benar apabila keduanya memiliki nilai yang sama, maka kontan lebih baik. Tapi jika yang kredit itu nilainya lebih besar dan lebih mulia, maka yang kreditlah yang lebih baik. Apalagi dunia seluruhnya hanya sekelumit dibanding keutamaan akhirat.

Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Dunia, jika dibandingkan dengan akhirat ibarat seorang diantara kalian yang mencelupkan jarinya ke laut. Kemudian, lihatlah seberapa air yang tersisa di jarinya!", diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari at-Tirmidzi, dari al-Mustaurid bin Syaddad.

Oleh karena itu, tertipulah bagi mereka yang lebih mengutamakan dunia fana. Mereka telah dibodohi oleh bujuk rayu setan dan mereka itulah orang-orang yang akan jauh dari Allah Ta'ala.

Sekarang, sudah jelas bahwa orang yang mengabaikan aturan Allah Ta'ala adalah orang yang tertipu, dengan dua alternatif, yaitu tertipu karena keimanan juga keyakinannya dan tertipu dengan pendustaan serta keraguannya.

Semua itu kembali pada lemahnya mata hati dan rendahnya tingkat kesabaran. Maka dari itu, Allah Ta'ala memuji para hamba-Nya yang memiliki kesabaran dan keyakinan yang tinggi serta menjadikan mereka sebagai para pemimpin agama.

Wallahu a'lam bishawab.
Astagfirullah! Inilah Orang-orang yang Tertipu di Dunia! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top