Monday, November 7, 2016

Astagfirullah, Rasulullah Ternyata Pernah Disihir! Tapi Inilah Hikmah Dibaliknya

Dunia manusia hidup berdampingan dengan alam gaib. Tak bisa dipungkiri, meski kita berbeda alam tapi kita harus tetap menghormati mereka yang berada di alam lain. Namun terkadang, ada orang-orang yang dengan sengaja melakukan kerjasama dengan mereka, seperti meminta bantuan sihir.

Sihir ternyata bukan hanya ada di masa sekarang ini, tapi di masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dahulu juga sudah ada sihir. Bahkan, beliau juga pernah disihir!

Orang yang menyihir Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam adalah Labid bin AL A'sham. Sihir itu membuat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam seolah-olah merasa telah melakukan sesuatu, padahal hal tersebut tidak dilakukannya.
Ilustrasi sihir / Gambar via shutterstock.com

Kisah ini tertuang dalam suatu hadits, berikut kisah lengkapnya:

"Seseorang dari Bani Zuraiq, yang bernama Labid bin Al A'sham, menyihir Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sehingga beliau merasa melakukan sesuatu yang tidak dilakukannya. Sampai pada suatu hari atau pada suatu malam ketika beliau berada di sisiku, beliau terus berdo'a dan berdo'a.

Kemudian beliau bersabda, "Wahai 'Aisyah, apakah kamu tahu bahwa Allah Ta'ala telah memperkenankan do'aku tentang apa yang aku tanyakan kepada-Nya? Ada dua orang yang mendatangiku, satu diantaranya duduk di dekat kepalaku dan yang satunya lagi berada di dekat kakiku.

Lalu salah seorang diantara keduanya berkata kepada temannya, "Sakit apa orang ini?"

"Terkena sihir," sahut temannya.

"Siapa yang menyihirnya?" tanya temannya lagi.

Temannya menjawab, "Labid bin Al A'sham."

"Dengan apa?"

Dia menjawab, "Dengan sisir dan rontokan rambut ketika disisir, dan mayang kurma jantan."

"Lalu dimana semuanya itu berada?" tanya temannya.

Dia menjawab, "Di sumur Dzarwan."

Kemudian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mendatangi sumur itu bersama beberapa orang sahabat beliau. Setelah kembali, beliau berkata, "Wahai 'Aisyah, seakan-akan airnya berwarna merah seperti perasan daun pacar, dan ujung dahan pohon kurma (yang berada di dekatnya) seakan-akan seperti kepala syaitan."

Lalu 'Aisyah bertanya, "Wahai Rasulullah, tidakkah engkau meminta dikeluarkan?"

Beliau menjawab, "Allah telah menyembuhkanku, sehingga aku tidak memberi pengaruh buruk kepada umat manusia dalam hal itu." Kemudian beliau memerintahkan untuk menimbunnya, maka semuanya pun ditimbun dengan segera."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dari kisah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam ini terkandung hikmah dibaliknya, yaitu:
  1. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam adalah Teladan yang Sesungguhnya

    Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam memang pantas dijadikan teladan. Lihatlah sikap beliau dalam menghadapi sihir yang menyerang. Beliau berdo'a dan terus berdo'a, menyandarkan semuanya pada Allah Ta'ala.

    Beliau tidak membalas sihir tersebut dan tidak meminta orang lain untuk membalaskannya. Harusnya beginilah sikap kita ketika ada orang lain yang iri dan dengki sehingga menyihir diri, kita harus menyandarkan semuanya pada Allah Ta'ala semata, bukan meminta bantuan pada yang salah.
  2. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Merasakan Apa yang Dirasakan Umatnya

    Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam adalah pengusaha yang kaya, beliau bisa melakukan apa saja termasuk jika ingin mandi emas maka itu mudah saja bagi beliau. Namun, beliau memilih untuk merasakan apa yang juga dirasakan oleh umatnya. Bahkan beliau juga merasakan lapar yang melilit hingga perutnya diganjal dengan batu.

    Begitu juga dengan masalah sihir, beliau yang taat beribadah kepada Allah Ta'ala dan menjadi tauladan bagi umat manusia seluruh dunia saja dapat terkena sihir, apalagi kita yang manusia biasa. Oleh karena itu, kita harus senantiasa berdo'a dan memohon pertolongan Allah Ta'ala dengan sholat dan bersabar.
  3. Cara untuk Menghancurkan Sihir adalah Mengetahui Benda yang Digunakan untuk Sihir dan Menghancurkannya

    Dalam kisah di atas, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam diberi petunjuk mengenai benda yang digunakan untuk menyihir beliau dan kemudian menimbunnya. Jika kita merasa disihir atau diguna-guna, mintalah petunjuk pada Allah Ta'ala dimana benda yang dibuat untuk guna-guna itu berada. Setelah ketemu, hancurkanlah dengan tetap meminta pertolongan pada Allah Ta'ala.
Manusia itu memiliki derajat yang lebih tinggi dari makhluk lainnya. Oleh karena itu, kita harus berani melawan sihir atau gangguan yang menyerang diri kita atau orang sekitar kita. Selalu ingat Allah Ta'ala, minta pertolongan pada Allah Ta'ala, dan memohon ampun kepada Allah Ta'ala agar kita senantiasa diberi perlindungan dan keselamatan oleh-Nya.
Astagfirullah, Rasulullah Ternyata Pernah Disihir! Tapi Inilah Hikmah Dibaliknya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top