Kumpulan Berita, Gambar, Video dan Info Unik Lucu Terbaru serta Kejadian aneh tapi nyata di Dunia

Wednesday, November 2, 2016

Cobaan dan Ujian adalah Awal dari Kedudukan yang Tinggi

Di dunia ini, ada orang yang kaya ada juga yang miskin. Orang kaya ada yang kaya karena keturunan dan karena mereka berusaha. Orang miskin pun bukan tidak mungkin menjadi kaya karena ketekunan dan selalu berdo'a kepada Allah Ta'ala. Begitu juga orang kaya yang dapat menjadi miskin karena ia lalai.

Sebelum seseorang menduduki roda kehidupan di bagian atas, tentu mereka melakukan perjuangan-perjuangan dan usaha yang tekun. Dalam perjuangan tersebut, tak semua berjalan mulus. Ada saja cobaan dan rintangannya.
Hadapi ujian dan cobaan dengan terus bersabar / Gambar via flickr.com

Belajar dari kisah hidup Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam

Beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mengalami ujian dan cobaan yang berat, mulai dari perang, damai, hidup miskin, kaya, kecemasan, tinggal dan meninggalkan negeri untuk menyebarkan agama Islam, hingga melihat orang-orang terdekat dibunuh di depan mata.

Meski cobaan tersebut begitu berat, tapi beliau tetap menghadapinya dengan sabar. Beliau tetap menjalankan perintah Allah Ta'ala dan teguh menyeru umat manusia ke jalan Allah Ta'ala.

Tak ada nabi lain yang mengalami penderitaan seperti Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Oleh karena itulah, Allah Ta'ala memberikan karunia yang istimewa, salah satunya yaitu Allah Ta'ala mengangkat nama Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan menyandingkan nama beliau dengan nama Allah Ta'ala dan hal ini tertera jelas dalam kalimat syahadat.

Ujian dan cobaan juga dialami oleh para wali dan ulama. Mereka adalah orang-orang yang dipilih Allah Ta'ala. Mereka akan mendapatkan kemuliaan di akhirat.

Ketika dalam keadaan kekurangan, ketakutan ataupun kesedihan, para wali dan ulama tetap gembira. Karena mereka tahu, itu merupakan ujian dari Allah Ta'ala untuk menaikkan derajat para hamba-Nya

Namun, berbeda dengan orang-orang yang tidak mendapatkan ujian dan cobaan. Itu artinya mereka adalah orang yang diciptakan untuk dunia dan dunia diciptakan untuk mereka. Jatah mereka diberikan di dunia, makan dan minum serta bersenang-senang hingga ajal menjemput.

Orang-orang yang mendapatkan dunia berpikir mengenai apa saja yang dapat menguatkan dan mengokohkan kedudukan mereka, menyelamatkan harta mereka, dan berbagai hal keduniawian lainnya.

Jadi kesimpulannya, setiap Allah Ta'ala memberikan cobaan dan ujian pasti ada hikmah dibaliknya. Orang-orang yang telah mencapai kedudukan tinggi dan cita-cita mulia hanya mencapai itu semua melalui jembatan yang penuh dengan ujian dan cobaan.

Semoga kita diberi kesabaran oleh Allah Ta'ala dalam menghadapi segala ujian dan cobaan.
 
Atas