Friday, November 11, 2016

Hati-hati! Yang Menurutmu Nasihat Bisa Jadi Menyakiti Hati Orang Lain!

Ketika saudara atau teman kita melakukan hal yang salah, sudah sewajarnya kita menasihatinya agar tidak melakukan kesalahan itu lagi. Namun, terkadang ada orang-orang yang menasihati langsung di depan umum.

Bagi sebagian orang hal itu tak masalah, tapi kebanyakan mereka akan merasa malu jika dinasihati di depan umum. Di dalam Islam pun ada adab dalam menasihati, agar menasihati tidak menimbulkan rasa sakit hati.
Nasehat / gambar ministry127.com

Cara menyampaikan nasihat supaya tidak menimbulkan sakit hati

Oleh karena itu, jika ingin menyampaikan nasihat, meski hal itu baik, tetap saja perlu memperhatikan cara penyampaiannya. Yang terpenting adalah pastikan bahwa ketika menyampaikan nasihat empat mata saja, jangan sampai diketahui oleh orang lain.

Menasihati di depan umum sama saja pamer ilmu dan ingin mempermalukan orang tersebut di depan umum. Ini sungguh tidak baik, bahkan Imam Syafi'i pernah bersyair tentang hal tersebut, beliau sangat membenci nasihat di hadapan umum.

"Kau membuatku menasihatimu empat mata, dan jauhkan aku dari nasihat di depan umum, karena nasihat di hadapan umum adalah penghinaan dan aku tak rela mendengarnya."

Jika kita memang berniat menasihati untuk merubah orang tersebut menjadi lebih baik, katakan hanya empat mata. Menasihati bukanlah ajang untuk pamer, tapi untuk merubah orang tersebut menjadi lebih baik.

Jika bersikeras tetap menasihati di depan umum, siap-siap saja orang yang bersangkutan membencimu karena sakit hati terhadapmu.

Wallahu a'lam bishawab.
Hati-hati! Yang Menurutmu Nasihat Bisa Jadi Menyakiti Hati Orang Lain! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top