Saturday, November 12, 2016

Penghasilan Puluhan Juta, Gadis Kecil ini tak Lupa Sedekah

Umumnya, anak kelas 4 SD masih senang-senangnya bermain. Mereka belum peduli tentang masa depan, mungkin ditanya akan melanjutkan ke SMP mana saja masih bingung, apalagi ditanya mengenai pekerjaan. Kebanyakan anak SD jika ditanya cita-cita pasti akan menjawab menjadi dokter, polisi, guru, dan semacamnya.

Namun, berbeda dengan gadis kelas 4 SD ini. Meski masih kecil, gadis ini sudah mampu menghasilkan uang sendiri dari hasil karyanya. Hasilnya pun tak tanggung-tanggung, puluhan juta berhasil ia raup dari prakaryanya ini. Siapakah dia?
Naya / Gambar via YouTube Amleyda Nayara

Berhasil meraup omset puluhan juta, gadis kecil ini tak lupa bersedekah

Dialah Almeyda Nayara Alzier, atau bisa dipanggil dengan Naya. Gadis berusia 9 tahun ini kini menjadi pengusaha beromset puluhan juta rupiah per bulan dari berjualan slime. Slime adalah mainan yang hampir mirip dengan plastisin atau malam mainan, mainan ini bertekstur kenyal sehingga dapat ditarik-tarik karena sifatnya yang elastis.

Slime biasanya digunakan untuk membersihkan sela-sela keyboard komputer, tapi dapat juga digunakan sebagai mainan. Slime bisa digunakan untuk bermain dengan cara ditarik, ditekan, digenggam, hingga ditiup seperti balon.

Awalnya, Naya hanya penasaran dengan slime. Ia meminta uang sebesar Rp 50 ribu dari sang ibu untuk mencoba membuat slime. Naya mengalami kegagalan, namun hal inilah yang menjadikannya penasaran dan lebih keras mencoba. Uang tersebut digunakan untuk membeli bahan-bahan untuk slime, seperti lem, deterjen, pewarna, serta bahan pelengkap lain.

Ide slime ini ia dapat ketika kakak kelas Naya membawa mainan slime ke sekolah. Karena penasaran, Naya langsung menanyakan benda apa itu ke kakak kelasnya tersebut. Rasa keingintahuannya ini mendorong Naya untuk mencoba membuat slime. Ia kemudian mencari tutorial cara membuatnya lewat YouTube.

Kegagalan yang dialami Naya tak hanya sampai di sini, sang ibu sepertinya juga keberatan karena Naya seringkali membuat rumah berantakan. Namun, ia tetap mencoba dengan membuatnya secara sembunyi-sembunyi di kamar mandi. Lama kelamaan, hati sang ibu luluh juga dan memperbolehkan Naya membuat slime.

Akhirnya, Naya berhasil membuat slime seperti yang ia inginkan. Ia kemudian mencoba menjual slime buatannya di salah satu program 'Entrepreneur Day' di sekolahnya. Di sinilah rejekinya mulai berdatangan.

Awalnya, Naya menjual satu cup slime dengan harga Rp 8 ribu. Dan diluar dugaan, produk Naya habis terjual semuanya. Untuk menunjang kreatifitas sang anak, ibu Naya memasukkan Naya ke kursus kesenian. Dari kursus tersebut, Naya jadi lebih kreatif dan hasil slimenya kini ia inovasikan ke dalam bentuk lain, seperti angka, huruf, buah, dan bentuk lain.

Pemasaran yang dilakukan Naya tak hanya dari mulut ke mulut atau antar teman saja, tapi ia juga memanfaat sosial media yaitu Instagram. Awalnya, followers Naya hanya berjumlah 12 orang, itupun hanya teman dan saudaranya. Kemudian ia meminta tolong sang ibu untuk mempromosikan akunnya dan ia terkejut mendapatkan follower sebanyak 50k dan terus bertambah hingga sekarang.

Karena pemasarannya yang semakin luas ini, Naya pun mendapat banyak orderan. Ia juga telah mempekerjakan beberapa karyawan untuk memproduksi slime warna warni tersebut. Bahkan, omset Naya mencapai Rp 60 juta per bulan!

Meski omsetnya mencapai puluhan juta per bulan, Naya tak lupa menyisihkan sebagian hasilnya untuk sesama.

Naya menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia juga memiliki hati yang mulia, ia mengaku bahwa tujuan berjualannya sebagian besar adalah untuk bersedekah. Ia juga tak sungkan membagi tutorial cara membuat slime di instagramnya dan tak takut jika rahasianya dicontek oleh orang lain.

Sejak ia mendapatkan penghasilan dari berjualan di sekolah, Naya sudah mulai mensedekahkan hasilnya. Awalnya ia membelikan iqra' dan Al Qur'an untuk Tempat Pendidikan Al Qur'an di belakang rumahnya. Kini ia juga menabung untuk tujuan yang tak kalah mulia, yaitu mendirikan pesantren dan membeli mobil ambulans serta mobil jenazah untuk masyarakat di sekitar rumahnya.

Menurut Naya, sedekah itu bukan seperti 2-1=1 tapi 2-1=4. Sedekah itu melipatgandakan. Belajar dari Naya, jangan lupa untuk bersedekah dan ketika membangun usaha, agar sukses niatkan pada kebaikan. Niatkan untuk bersedekah membantu orang lain yang membutuhkan. InsyaAllah, dengan niat yang baik akan semakin dimudahkan oleh Allah Ta'ala.

Wallahua'lam bishawab.
Penghasilan Puluhan Juta, Gadis Kecil ini tak Lupa Sedekah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top