Saturday, December 17, 2016

Inilah Hukum Memakan Darah dalam Islam dan Bahayanya!

Di dalam agama Islam, kita dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang baik-baik. Yang dapat memberikan manfaat baik bagi tubuh.

Tapi, orang-orang masih saja ada yang mengkonsumsi darah. Darah di sini adalah darah yang mengalir atau encer dari hewan, meskipun ketika keluar akan mengalami pembekuan. Berbeda dengan darah yang ada pada lipatan daging, yang seperti itu diperbolehkan.
Ilustrasi darah / Gambar via cliparts.co

Inilah hukum memakan darah dalam Islam dan bahayanya

Darah hewan ini banyak diolah menjadi makanan padat. Kalau di daerah saya namanya saren ada yang menyebutnya juga dengan dideh, marus. Di dalam darah terdapat kandungan berupa zat Uric Acid, dimana zat ini membahayakan apabila dikonsumsi manusia.

Selain itu, di dalam darah hewan terdapat bakteri dan virus penyakit menular. Hal ini sangat berbahaya bagi pemakannya, oleh karena itu disarankan untuk menyembelih hewan dengan memotong urat leher sehingga darah dapat mengalir.

Dibalik pelarangan Islam terhadap konsumsi darah, tentu ada alasan kuat seperti ini, alasan kesehatan. Islam tidak memperbolehkan ini dan itu bukan tanpa alasan, tapi agar manusia selamat dari keburukan.
Inilah Hukum Memakan Darah dalam Islam dan Bahayanya! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top