Thursday, December 22, 2016

Sering Mendapat Titipan Oleh-oleh saat Travelling? Hadapi dengan Cara ini!

Dalam dunia travelling, ada dua tipe traveller yang dilihat dari anggapan mengenai oleh-oleh, yaitu mereka yang senang membelikan oleh-oleh dan yang tidak senang membelikan oleh-oleh. Bagi mereka yang senang membelikan oleh-oleh akan menganggap bahwa bepergian tanpa oleh-oleh itu seperti hampa, karena oleh-oleh menandakan kita pernah mengunjungi tempat tersebut.

Sedangkan tipe yang tidak senang membelikan oleh-oleh beranggapan bahwa membeli oleh-oleh itu tidak wajib. Kebanyakan dari kita sekarang melakukan perjalanan secara backpacking. Dengan perjalanan tipe ini, budget yang kita keluarkan tentu saja harus kita tekan.
Kartu Pos / Gambar via onestoparts.com
Oleh-oleh menjadikan budget meningkat drastis. Tak hanya mengeluarkan banyak uang untuk membeli ini dan itu, tapi tentu juga akan repot membawa barang-barang belanjaan yang semakin banyak serta bagai yang overload

Tapi kamu harus tahan sindiran jika memang teman-temanmu suka menyindir kamu yang tidak senang membawa oleh-oleh. Mereka kebanyakan akan mengecapmu sebagai orang yang pelit. Sering mendapat hal seperti ini?

Inilah cara menghadapi orang-orang yang senang menitip oleh-oleh

Cara yang bisa kamu lakukan jika memang harus membeli oleh-oleh kepada banyak orang adalah membeli aksesoris kecil. Misalnya kamu membeli gantungan kunci, magnet kulkas, kalung atau gelang khas daerah tersebut, dan cinderamata lainnya.

Hal ini selain tidak terlalu besar, harganya pun murah. Jika kamu harus membelikan 10 orang teman, ini bisa menjadi cara yang efektif. Apalagi barang seperti ini mudah didapatkan di pasar atau tempat oleh-oleh negara destinasi kita.

Tapi, mungkin teman-teman kita jadi kurang excited ketika kita memberinya gantungan kunci, magnet kulkas, atau aksesoris yang lain. Solusi yang paling tepat agar hemat dan tidak membawa beban tambahan adalah dengan mengirim kartu POS (poscard).

Kenapa harus kartu pos? Karena kartu pos itu unik. Dan kita juga bisa lebih spesifik ketika memberikan pada orang lain. 

Meskipun zaman sudah modern dan kita bisa mudah menghubungi lewat internet, tapi keberadaan kartu pos masih sangat diperlukan bagi traveller.

Pasti teman-teman kita kebanyakan jarang menerima kartu pos, bukan? Apalagi kartu pos yang berasal dari luar negeri. Kartu pos dapat kita kirim dari tempat kita berada. Ketika kita menjalani long trip, kita bisa memberi kabar dimana kita berada saat ini.

Di kartu pos biasanya memiliki gambar berupa ciri khas negara pengirim, misalnya kita sedang berada di Paris, kartu pos biasanya bergambar menara Eiffel atau tarian khas, dan ciri khas lainnya. Tentu saja sangat unik.

Tapi ingat, jangan berikan kartu pos ketika kita sudah sampai di kampung halaman, karena hal itu sama saja dan tidak memiliki nilai lebih. Orang yang kita beri oleh-oleh kartu pos akan terkesan karena cap dari kartu tersebut berasal dari luar negeri.

Bisa saja melalui kartu pos ini mereka terinspirasi untuk travelling, dan mengirim kartu pos juga ke teman-temannya. Jadi, jangan pusing lagi memikirkan oleh-oleh ya!
Sering Mendapat Titipan Oleh-oleh saat Travelling? Hadapi dengan Cara ini! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top