Sunday, December 4, 2016

Stop! Jangan Ucapkan Kata ini pada Anak!

Setiap manusia diciptakan berbeda-beda dan masing-masing memiliki keunikan sendiri-sendiri. Meskipun sama-sama lelaki atau sama-sama perempuan, tapi pasti memiliki keunikannya sendiri.

Sayangnya, orang tua terkadang membanding-bandingkan anaknya dan tidak menyadari bahwa setiap anak memiliki keunikan sendiri-sendiri. Mereka juga seringkali mengukur tingkat kecerdasan anak hanya dari nilai pelajaran di sekolah.
Jangan katakan anak bodoh / Gambar via todaysparent.com
Jika nilai anak di bawah rata-rata, orang tua akan men-judge anak sebagai anak yang "bodoh". Kata bodoh ini sebaiknya jangan diucapkan. Bukan berarti jika anak berbeda maka ia bodoh.

Dan berikut adalah alasan kuat mengapa orang tua tidak boleh mengatakan bodoh pada anak

Alasan pertama adalah karena setiap anak itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, mereka memiliki keunikan masing-masing. Misalnya saja anak kita nilai IPA nya jelek karena ia lebih tertarik pada musik, dan terbukti bahwa anak kita sangat mudah mempelajari not not musik dan memainkan alat musik.

Alasan kedua adalah orang tua harus sadar bahwa perkataan orang tua adalah do'a. Do'a itu harus diucapkan yang baik-baik.

Dalam Hadits Riwayat Baihaqi disebutkan, "Tidak do'a yang tidak bertolak yaitu do'a orang tua, do'a orang yang berpuasa, dan do'a seorang musafir."

Do'a orang tua termasuk do'a yang mustajab. Oleh karena itu, jangan pernah mengatakan hal buruk pada anak, jangan mengatainya "bodoh", karena mungkin saja itu menjadi do'a mustajab.

Jadi, berhati-hatilah ketika berbicara, jangan sampai kata-kata buruk terlontar. Ingat bahwa anak memiliki keistimewaan masing-masing. Sebagai orang tua, carilah keistimewaan itu dan kembangkan minat dan bakatnya.
Stop! Jangan Ucapkan Kata ini pada Anak! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top