Friday, January 20, 2017

Hidupmu dapat Berubah Drastis dengan Filosofi Mendaki ini!

Kini, mendaki gunung sedang trend di kalangan anak-anak muda. Banyak dari mereka beramai-ramai menakhlukkan gunung-gunung tinggi. Tujuan mereka bermacam-macam, ada yang memang senang mendaki gunung, ada yang karena diajak teman, ada juga yang ingin mengambil foto di puncak.

Semua memang tak masalah, asalkan tujuannya tidak melanggar nilai dan norma. Tapi sebenarnya, mendaki gunung memiliki esensi khusus, mulai dari awal berangkat hingga tiba di puncak. Dan dari mendaki gunung, kamu akan mendapatkan filosofi hidup yang dapat mengubah pandangan hidupmu.
Mendaki / Gambar via backroads.com
Hidupmu dapat berubah drastis dengan filosofi mendaki ini:
  1. Siapkan Rencana, Mulai dari Peralatan yang akan Dibawa dan Kondisi Tubuh Demi Mencapai Target

    Mendaki gunung bukanlah hal sepele dan tidak bisa disamakan dengan bepergian biasa. Kamu harus merencanakan matang-matang apa yang akan kamu lakukan, serta persiapan yang harus kamu bawa. Kamu juga harus siap menghadapi segala rintangan saat mendaki.

    Begitu juga dengan hidup, kamu harus memiliki rencana yang matang. Rencanakan hidupmu dengan baik, buatlah daftar perencanaan apa yang akan kamu lakukan, dan ini akan membantumu menjalani hidupmu dengan baik.
  2. Mencapai Puncak Butuh Perjuangan dan Pengorbanan, sama seperti Hidup

    Untuk mencapai puncak, kamu tentu harus melakukan perjuangan dan pengorbanan. Tidak ada kendaraan yang dapat membantu perjalananmu. Begitu juga dalam hidup, tidak ada yang instan untuk mencapai kesuksesan. Jika ingin mencapai tujuan, berjuang dan berusahalah hingga dapat.
  3. Kamu Bisa Mendaki Gunung Sendirian, namun akan Lebih Baik jika Bersama Teman

    Meskipun mendaki sendirian akan membuatmu melangkah lebih cepat, tapi bersama teman akan membuatmu melangkah lebih jauh. Sama seperti hidup, meskipun kamu dapat mencapai tujuanmu sendirian, tapi percayalah bahwa kamu tetap membutuhkan teman.
  4. Jika ingin Mendapatkan sesuatu yang Mengagumkan, Keluarlah dari Zona Nyaman

    Jika ingin menikmati pemandangan indah puncak gunung, kamu harus berani mendaki dan keluar dari zona nyaman hidup di pemukiman. Sama seperti hidup, jika kamu ingin sukses dan lebih dari yang lain, kamu harus berani keluar dari zona nyaman. Dan melangkahlah untuk maju.
  5. Naik Gunung Membuatmu Sadar bahwa Banyak Orang Lain yang masih Mau Menolong

    Ketika mendaki, kamu akan bertemu dengan banyak orang, termasuk orang-orang yang belum pernah kamu temui sebelumnya. Meski belum kenal, tak sedikit dari mereka yang mau membantumu, sekedar menolong, memberi makanan dan minuman, atau hanya untuk memberikan support.

    Sama seperti di dunia ini, banyak yang ingin menemani hidupmu. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk yang peduli, mereka pasti mau menolongmu. Apalagi jika kamu peduli dan baik pada mereka.
  6. Tubuh Kita Bukanlah Mesin, Kita Perlu Sesekali Beristirahat

    Ketika naik gunung, kamu akan tahu batas maksimal tubuhmu. Jangan dipaksakan, istirahatlah sejenak untuk mengembalikan energi. Seperti hidup ini, di tengah kesibukanmu menjalankan aktivitasmu, sesekali kamu perlu istirahat. Karena istirahat yang cukup akan membuatmu bahagia.
  7. Kamu akan Tahu bahwa Naik Gunung bukan hanya Menakhlukkan Gunung, tapi Menakhlukkan Dirimu Sendiri

    Sebenarnya, banyak hal yang dapat membuatmu menyerah ketika naik gunung. Oksigen yang menipis, tubuh yang lelah, kedingingan, kelaparan, adalah alasan yang sebenarnya kuat bagimu untuk menyerah. Namun, untuk sampai ke puncak kamu harus tetap semangat dan menakhlukkan diri sendiri agar tidak mudah menyerah.

    Seperti dalam hidup ini, banyak sekali halangan yang akan kamu hadapi. Tapi kamu harus siap menghadapinya dan siap melawan ego dan mengendalikan diri.
Itulah filosofi naik gunung yang dapat merubah hidup kita. Tetap semangat dalam menjalani hari dan jangan pernah berhenti untuk mengejar impian.
Hidupmu dapat Berubah Drastis dengan Filosofi Mendaki ini! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ratih April
 

Top