Wednesday, May 3, 2017

Festival Kalandue di Kendari Berhasil Masuk Rekor Dunia

Leprid (Lembaga Prestasi Indonesia Dunia) membukukan bahwa Festival Kalandue yang diadakan Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dinyatakan sah masuk rekor dunia. Penghargaan tersebut diberikan Leprid karena kegiatan semacam itu belum pernah ada yang mengadakan dan mempunyai tujuan yang mulia, yaitu untuk melestarikan lingkungan pesisir.

Penghargaan berbentuk palakat, sertifikat prestasi dan medali diserahkan langsung oleh Leprid kepada Wali Kota Kendari, Asrun, usai Festival Kalandue digelar di Kendari, Senin.
Festival Kalandue / gambar via rri.co.id

Festival Kalandue, rangkaian kegiatan HUT Kota Kendari 

Festival Kalandue merupakan salah satu rangkaian kegiatan memperingati HUT Kota Kendari yang ke-186 di tahun 2017 ini. Menurut Asrun, Teluk Kendari tidak hanya harus diselamatkan lautnya dari pendangkalan sedimen lumpur yang masuk, tapi juga harus menyelamatkan seluruh ekosistem yang ada di dalamnya, seperti hutan mangrove.

Festival Kalandue tahun 2017 ini diikuti oleh 132 tim, dimana setiap tim berjumlah 5 orang. Peserta diberikan waktu selama 1 jam untuk mencari sebanyak mungkin Kalandue yang tersembunyi di dalam lumpur dengan menggunakan beberapa alat bantu, seperti parang, pisau, sabit, untuk menggores-gores lumpur yang bertujuan memastikan keberadaan hewan bercangkang tersebut.

Setelah satu jam, panitia melakukan proses menimbang berat hasil pencarian masing-masing peserta dan yang dinyatakan menang ketika berhasil mengumpulkan Kalandue terbanyak.
Festival Kalandue di Kendari Berhasil Masuk Rekor Dunia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown
 

Top