Tuesday, June 27, 2017

Mudik Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan Majapahit

Pada hari raya lebaran seperti ini, mudik adalah suatu istilah yang tak asing. Lebaran sangat identik dengan mudik. Mudik merupakan perjalanan pulang kampung, pulang ke kampung halaman. Jadi orang-orang yang tinggalnya di kota, berbondong-bondong akan melakukan mudik di hari lebaran. Tahukah kamu jika tradisi mudik ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit?

Mudik adalah tradisi yang asalnya dari para petani jawa. Pada zaman kerajaan, banyak perantau akan pulang ke kampung halaman untuk membersihkan makam leluhurnya. 
Google doodle mudik
Lantas, bagaimana dengan mudik lebaran? Kapan dimulainya? Istilah mudik lebaran baru berkembang sekitar tahun 1970-an. Ketika itu, Jakarta merupakan satu-satunya kota besar di Indonesia. Banyak urbanisasi terjadi, orang-orang dari desa berbondong-bondong ke Jakarta untuk mencari pekerjaan dan mengubah nasib.

Bagi mereka yang sudah mendapat pekerjaan, mereka akan mendapatkan jatah libur panjang. Libur panjang ini biasa terjadi pada hari raya idul fitri. Sehingga momen lebaran tersebut banyak dimanfaatkan untuk pulang kampung (mudik) dan bersilaturahim dengan keluarga masing-masing.

Pendapat lain tentang arti mudik

Ada pendapat lain yang mengatakan jika istilah mudik berasal dari bahasa Jawa. Mudik adalah singkatan dari Mulih Dilik. Dimana arti dari kedua kata tersebut adalah Pulang Sebentar.

Kata mudik juga dihubungkan dengan kata udik yang berarti kampung, desa atau dusun. Sehingga mudik seringkali diartikan sebagai pulang kampung. Ada pendapat lain yang mengatakan jika istilah mudik berasal dari bahasa Betawi. Mudik dapat diartikan menjadi menuju udik, yang berarti menuju kampung.

Itulah sejarah mengenai istilah mudik. Meski artinya ada yang berbeda, namun inti maksudnya sama, yaitu pulang kampung. So, lebaran kali ini kamu mudik kemana kawan? :)
Mudik Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan Majapahit Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown
 

Top