Tuesday, July 11, 2017

Hina Nenek Tukang Sapu, Inilah yang Terjadi Pada Seorang Direktur

Don't look book just from the cover. Jangan melihat buku dari sampulnya saja. Ungkapan itu sangatlah mengandung nilai-nilai yang tinggi dalam kehidupan. Bukan berarti buku secara harfiah ya. Tapi maknanya lebih luas. Bisa diartikan bahwa kita tidak boleh melihat seseorang dari tampilan luarnya saja. Intinya jangan mudah menilai orang atau meremehkannya secara kasat mata.

Karena hal tersebut bisa berakibat fatal! Seperti yang terjadi dalam sebuah kisah nyata berikut ini. Kisah ini bermula ketika seorang wanita berusia sekitar 40 tahunan yang baru saja diangkat menjadi direktur di suatu perusahaan, dan kemudian membawa seorang anaknya untuk makan di kantor.
ilustrasi nenek tukang sapu / gambar via videoblocks.com
Ketika sang anak membuang kantong plastik makanannya ke lantai, muncul seorang nenek sambil membawa sapu untuk membersihkan sampah tersebut. Melihat si nenek itu, ibu direktur lalu tersenyum sinis sambil berkata kepada anaknya yang kurang lebih begini, "nak, kalau udah gede nanti belajar ya, jangan seperti nenek itu, udah tua masih ngambil sampah!"

Si anak yang masih kecil itu pun menganggukkan kepalanya. Mendengar kata-kata yang barusan diucapkan si wanita direktur, nenek itupun balik bertanya, "Mohon maaf, numpang nanya, kamu siapa ya di perusahaan ini?" Bukannya bersikap sopan, si wanita direktur dengan sombongnya menjawab, "Aku direktur baru di sini. Emang kenapa?"

Sang nenek pun hanya menganggukkan kepala tanpa membalas ucapan si wanita. Tak lama kemudian datang seorang pria dengan jas rapi menghampiri sang nenek. Si pria pun berkata, "Ibu CEO, sebentar lagi rapat akan dimulai, silakan masuk ke ruangan bu."

Saat itu juga nenek membuka jaket lusuhnya dan terlihat baju beserta jas yang rapi dibalik jaket tersebut. Tanpa diduga, nenek yang dianggap sebagai tukang kebersihan itu sebenarnya adalah sang pendiri perusahaan.

Sang nenek pun berkata pada pria yang menghampirinya tadi, "Mas, tolong cabut jabatan wanita sombong ini, kita nggak perlu orang sombong seperti dia ada di perusahaan kita." Kemudian si pria mencatat nomor pekerja wanita sombong itu. Dan seketika, si wanita sombong dipecat pada hati itu juga.

Si wanita hanya terdiam tak mampu berkata-kata. Sang nenek pun berkata pada anak si wanita. Dia memberikan wejangan bijak yang intinya, menjadi orang besar tidak ditentukan dengan kepintaran seseorang. Namun lebih kepada bagaimana kita, orang besar mampu menghargai dan membantu orang-orang yang berada di bawah kita.
Hina Nenek Tukang Sapu, Inilah yang Terjadi Pada Seorang Direktur Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown
 

Top