Friday, July 14, 2017

Inilah 3 Kriteria Hamba Terbaik di Sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala

Sebagai hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala, tentu kita ingin menjadi yang terbaik dihadapan-Nya. Karena memang diciptakannya manusia oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah untuk mengabdi, sebagaimana dalam QS. Adz-Dzariyaat [51]: 56 : “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku“.
Kriteria hamba terbaik di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala / gambar via allahsword.com
Lantas, bentuk pengabdian seperti apakah yang terbaik? Mari kita kaji bersama di bawah ini.

3 Kriteria hamba terbaik di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala :

Menjadi hamba yang terbaik dimata Allah Subhanahu wa Ta'ala bukanlah hal yang mudah. Ini merupakan perjuangan seumur hidup. Hamba yang terbaik memiliki karakter-karakter yang Allah tentukan sendiri. Di antara karakter hamba terbaik tersebut dapat ditemukan pada QS. Al-Furqaan : 63-64.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam QS. Al-Furqaan ayat 63, yang artinya : 
“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan”.

Dalam QS. Al-Furqaan 63 di atas terdapat 2 kriteria hamba Allah yang terbaik. Kriteria pertama adalah: “orang-orang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati”. Berdasarkan penegasan Ibnu Katsir dalam tafsirnya bahwa, yang dimaksud rendah hati disini bukanlah berjalan seperti orang penyakitan yang lemah lunglai, tidak juga berjalan pelan dengan riya’ agar disebut sebagai orang yang tawadhu.

Namun lebih kepada hidup di dunia tanpa rasa sombong apalagi angkuh, tidak menjadi orang-orang yang durhaka dan perusak, akan tetapi orang-orang yang tawadhu’ dan hidup dalam ketenangan dan kedamaian.

Kriteria kedua adalah “dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang mengandung keselamatan”. Berdasarkan penjelasan Al-Jazairi, lanjutan QS. Al-Furqaan 63 tersebut menunjukkan hamba Allah Ta'ala yang terbaik itu, jika mendengar perkataan yang menyakitkan hatinya, maka ia tidak membalas dengan perkataan buruk yang serupa, melainkan membalasnya dengan perkataan yang baik.

Kriteria ketiga adalah berdasarkan pada QS. Al-Furqaan 64, yang artinya : “Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka”.

Sebagaiamana penjelasan Al-Jazairi, bahwa yang ditunjukkan pada ayat tersebut adalah orang-orang yang mengisi malam mereka dengan sholat, melelahkan kaki-kaki mereka untuk beribadah, memenuhi hati-hati mereka dengan khusyu' dalam mengingat Allah Ta'ala, melinangkan air mata mereka di atas pipi-pipi mereka sebagai bentuk takut atas azab Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Karena memang pada malam hari, lebih tepatnya sepertiga malam terakhir, Allah Subhanahu wa Ta'ala turun ke bumi untuk mengabulkan permohonan doa-doa hamba-Nya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam : “Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia setiap sepertiga malam akhir. Ia lalu berkata: ‘Barangsiapa yang berdoa, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni. Hingga terbit fajar‘ ” (HR. Bukhari 1145, Muslim 758)
Inilah 3 Kriteria Hamba Terbaik di Sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown
 

Top