Kumpulan Berita, Gambar, Video dan Info Unik Lucu Terbaru serta Kejadian aneh tapi nyata di Dunia

Friday, July 21, 2017

Petunjuk Dari Al-Qur'an Agar Nasehat Mudah Didengarkan

Nasehat adalah suatu dorongan untuk melakukan kebaikan. Memberi nasehat merupakan sebuah perbuatan yang sangat baik dan terpuji. Di dalam QS. Al 'Ashr 1-3, Allah Ta'ala telah berfirman yang artinya : “Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” 

Saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran, merupakan salah satu syarat jika manusia tidak ingin merugi dalam hidupnya.
Ilustrasi memberi nasehat / gambar via healthyleaders.com
Namun, dalam memberi nasehat, tak jarang kita menemui masalah. Alih-alih memberi nasehat, yang ada malah dicuekin, tidak didengar. Lebih parahnya lagi ketika nasehat yang diberi malah dibantah.

Untuk mengatasi hal tersebut, ternyata memang ada beberapa tips yang harus diperhatikan dan diterapkan. Hal ini bisa diterapkan untuk siapa saja, mulai dari orang tua yang ingin menasehati anaknya, guru yang ingin menasehati murid-muridnya, nasehat suami kepada istri dan kepada siapa saja yang akan memberi nasehat.

Sehubungan dengan tips ini, Al-Qur'an telah memberi petunjuk tentang hal apa yang harus diperhatikan sebelum memberi nasehat, agar nasehat tersebut didengar dan dilaksanakan. Mari kita kaji bersama QS. Al A'raf 199 yang artinya : "Jadilah engkau (seorang) pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan kebaikan".

Sebelum menyuruh mengerjakan kebaikan (nasehat), maka maafkanlah terlebih dulu. Maafkan dia atau mereka yang akan kamu nasehati. Isyarat untuk memaafkan terlebih dulu sebelum menasehati ini tentu sangat logis.

Logikanya, ketika orang yang akan dinasehati sedang dalam keadaan berbuat salah, sedangkan kesalahan adalah dosa yang membuat hati keras, maka ketika ada nasehat sebaik apapun masuk, tak akan berpengaruh.

Maka hal yang perlu dilakukakan pertama kali adalah melunakkan hati orang yang dinasehati terlebih dahulu. Cara melunakkannya adalah memaafkan kesalahannya setelah itu baru dinasihati, sebab jika tidak dimaafkan terlebih dahulu, hati mereka akan semakin keras dan ketika hati keras sebaik apapun nasihat akan seperti angin lalu. Jadi memafkan sebelum menasehati adalah kunci petama kesuksesan dalam memberi nasehat.

Itulah tips agar nasehat yang kita sampaikan mudah diterima oleh orang yang kita nasehati. Semoga bermanfaat.
 
Atas