Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Thursday, November 30, 2017

Aneh! Bocah ini Tertidur Selama 11 Hari, Kenapa Ya?

Setiap makhluk hidup membutuhkan istirahat, tak terkecuali manusia. Manusia membutuhkan istirahat yang sebenarnya, yaitu dengan tidur. Tidur dapat membantu dalam pemulihan tubuh agar segar kembali.

Normalnya, manusia tidur 6 sampai 8 jam dalam semalam. Ditambah tidur siang juga akan lebih baik. Tapi, selama-lamanya tidur tidak akan sampai satu hari full. Fakta ini ternyata terbantahkan dengan adanya kabar seorang anak berusia 7 tahun tidur hingga hampir 2 minggu, yaitu selama 11 hari! Kenapa ya?
Wyatt Shaw / Gambar via leparisien.fr

Aneh! Bocah ini Tertidur Selama 11 Hari!

Dia adalah Wyatt Shaw, seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun. Tak seperti anak lainnya, Wyatt saat itu tertidur hingga 11 hari!

Sang ibu, Amy Shaw, menduga anaknya bisa tidur hingga 11 hari karena terlalu lelah menjadi pembawa cincin saat pernikahan saudaranya bulan Oktober lalu.

Rhonda Thompson, nenek Wyatt, mengatakan, "Dia baik-baik saja (saat itu), bahkan menari semalaman."

Keesokan pagi setelah pesta berlangsung, Amy Shaw membangunkan Wyatt. Namun, berkali-kali dipanggil Wyatt masih tidak bangun juga. Menyadari ada yang tidak beres dengan sang anak, Amy kemudian membawanya ke Norton Children's Hospital di Louisville.

Berada di rumah sakit tak membuat Wyatt lantas bangun, ia kembali tertidur selama 10 hari. Hipotesis dokter adalah Wyatt terinfeksi virus atau bakteri.

Dokter melakukan tes berupa MRI tiga kali, MRA satu kali, EEG lima kali, toxin panel, dan spinal taps tiga kali. Namun, hasilnya nihil, penyakit yang ada pada tubuh Wyatt tidak juga diketahui.

Dokter mengatakan bahwa kemungkinan mereka tak tahu penyebabnya, tapi mereka akan tetap mengobati Wyatt dan melakukan rehabilitasi untuk membuatnya sehat.

Dua minggu kemudian, Wyatt terbangun. Namun, ia mengalami masalah dalam bicara dan berjalan. Dugaan dokter selanjutnya adalah Wyatt mengalami Kleine Levin Syndrome (KLS), yaitu kelainan yang membuat seseorang bisa tidur selama 12-24 jam dalam sehari dan hanya bangun ketika ingin makan serta pergi ke toilet.

Penyebab pasti mengapa Wyatt tidur selama itu belum diketahui. Ahli kesehatan menduga bahwa hal ini berkaitan dengan adanya gangguan di hipotalamus dan talamus ketika mengatur pola tidur.

Ketika seseorang ingin bangun dari tidurnya, otak akan berkomunikasi dengan hipotalamus untuk membangun kewaspadaan transisi tubuh. Dalam kondisi tertentu, fungsi ini bisa terganggu yang menyebabkan seseorang akan tidur terus menerus. Pada Wyatt, tidak didiagnosa mengidap KLS, tapi ia menunjukkan gejala yang sama dengan penderita KLS.

close