Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Wednesday, November 22, 2017

Plang Praktek Dokter ini Bikin Banyak Orang Heran! Apa yang Tertulis di sana ya?

Sudah sangat umum di Indonesia dimana dokter-dokter yang sudah berpengalaman mendirikan tempat praktek. Umumnya tempat praktek juga berada di rumah dokter tersebut atau tidak jauh dari rumahnya.

Di dalam plang praktek biasanya tertulis nama dokter, spesialis penyakit yang ia tangani, serta jam buka dokter. Namun, dokter yang satu ini tidak hanya mencantumkan namanya, spesialis, serta jam buka, melainkan ada tambahan yang membuat semua orang heran. Apa saja itu?
Dr. S. Wijaya / Gambar via Twitter @arbainrambey

Plang Praktek Dokter ini Bikin Banyak Orang Heran!

Seorang dokter yang membuka praktek di Jalan DI Panjaitan No. 75 Indramayu, Dr. S. Wijaya, adalah seorang 'Dokter hebat!', tulis seorang fotografer ternama Indonesia, Arbain Rambey, di akun twitternya @arbainrambey.

Fotonya itu kemudian menjadi viral. Betapa tidak, di zaman yang serba susah ini masih saja ada dokter yang secara cuma-cuma mengabdi tanpa mengharap imbalan.

Dari plangnya diketahui bahwa dokter S. Wijaya ini adalah seorang dokter umum. Beliau membuka prakteknya setiap hari dari pukul 09.00 hingga 13.00.

Yang membuat warganet gempar adalah tulisan yang ada di plang. Di sana tertulis keterangan bahwa pengobatan untuk orang yang kurang mampu. Hebatnya, dokter tidak mematok tarif alias hanya menyediakan kotak untuk pasien yang mau membayar seikhlasnya. Kalau benar-benar tidak punya uang, diperbolehkan tidak membayar.

Tentu warganet menjadi geger dan banyak memuji dokter S. Wijaya ini. akun @_fasr mengatakan, "Wah nyampe sini juga ternyata, ini tetangga persis. Alhamdulillah rame pasien aja disitu, baik bener beliau ini."

Ada juga yang menyampaikan pengalamannya, @lenkasasada mengatakan, "Kayak gin ada juga di Tarakan - Kalimantan Utara om, praktik spesialis THT, dr. Magda namanya. Saya takjub pas berobat dengan beliau setelah dipriksa dibalas dengan senyum dan pesan 'lekas sembuh ya' trus dibayarnya dibilang cukup berikan seikhlasnya dalam kotak."

Aminah (68), warga Desa Karangmalang, Indramayu, yang telah menjadi pasien dokter S. Wijaya mengaku sangat terbantu. Ia adalah penderita diabetes, jadi harus sering melakukan kontrol. Adanya tarif seikhlasnya maupun gratis bagi yang kurang mampu sangat membantu Aminah. Selain itu, dokter S. Wijaya juga sering menyediakan barang-barang bekas yang boleh diambil oleh pasien.

Selain Aminah, pasien lain yang bernama Nurhasanah (39), warga Desa Kepandean, Indramayu, juga mengaku sangat terbantu. Ia hanya membayar untuk berobat anaknya hanya sebesar Rp 20.000 yang dimasukkannya ke dalam kotak, tanpa menggunakan KIS ataupun BPJS.

Dokter seperti ini memang sangat langka. Begitu mulia apa yang ia lakukan. Ini benar-benar mengabdi, tidak mementingkan kekayaan dunia, tapi kekayaan akhirat.

close