Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Friday, January 19, 2018

Cara Mengobati Sakit Hati Menggunakan Resep Al-Qur'an

Allah Ta'ala menganugerahi mulut pada manusia untuk berbicara. Tentu berbicara yang baik-baik. Dengan mulut, kita bisa melakukan banyak hal. Mulai dari menyebarkan ilmu, mengajak pada kebaikan, hingga mengubah kesedihan menjadi kebahagiaan.

Namun adakalanya manusia menjadikan mulut sebagai alat untuk menyakiti sesama. Meski tak langsung melukai secara fisik, perasaan yang terluka oleh perkataan bisa berasa lebih pedas dari sambal dan lebih sakit dari pukulan tangan.
ilustrasi sakit hati
Islam memberikan resep untuk menghadapi perkataan-perkataan menyakitkan yang diucapkan oleh mulut manusia, entah itu fitnah, caci maki, dan perkataan menyakitkan lainnya. Resep ini ada dalam 3 ayat Al-Qur'an berikut :

Resep al-qur'an menghadapi lisan yang menyakitkan :

1. Dalam surat al-Hijr ayat 97-98 Allah berfirman, yang artinya :

“Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud .” (QS.al-Hijr:97-98)

2. Dalam surat Qaaf ayat 39 Allah berfirman, yang artinya :

“Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlab sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya). .” (QS.Qaaf:39)

3. Dalam surat Thaha ayat 130 Allah berfirman yang artinya :

"Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang" (QS.Thaha:130)

Dari ketiga potongan ayat tersebut kita dapat mengetahui cara menghadapi lisan-lisan orang yang sering menyakiti hati. Dimulai dengan sabar dan mengucap tasbih. Dengan begitu, hatimu akan tenang dan terobati.

Dalam ayat ini, bertasbih tak hanya mengucap Subhanallah, tapi juga harus disinkronkan dengan adanya kehadiran hati dan selalu ingat pada Allah Ta'ala.Wallahu a’lam bish-shawabi

close