Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Tuesday, May 29, 2018

Inilah Sumber Cahaya di Hari Kiamat, Dekatilah Mulai Sekarang!

Seringkali manusia mengeluh karena di bumi semakin panas akibat terik matahari. Tapi, ketika matahari tidak menyinari bumi, tentu akan lebih susah lagi. Sumber kekuatan di bumi sebagian besar berasal dari matahari.

Tumbuhan dapat berfotosintesis karena cahaya matahari, akibatnya dari tumbuhan menghasilkan makanan yang akan menjadi sumber makanan bagi manusia dan hewan. Tanpa cahaya matahari, bayangkan betapa gelap dan matinya dunia ini.
Ilustrasi / Gambar via wallpapers4u.org
Berbicara mengenai cahaya, manusia sama halnya dengan tumbuhan. Tumbuhan yang hijau di bumi ini di dalamnya menyimpan panas dari matahari. Ketika dibakar, tentu nyala api akan membesar, seperti kayu-kayu ketika dibakar dapat habis karena dilahap api.

Manusia pun dapat menyerap cahaya yang nantinya akan sangat berguna di Hari Kiamat. Namun, bukan cahaya matahari yang diserap manusia, melainkan cahaya yang lebih utama yaitu cahaya dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

Dalam Al Qur'an Surat Al Ahzab ayat 40, Allah Ta'ala berfirman, "Dan untuk menjadi penyeru kepada (agama) Allah dengan izin-Nya dan sebagai cahaya yang menerangi."

"Pada hari engkau akan melihat orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan, betapa cahaya mereka bersinar di depan dan di samping kanan mereka." (QS. Al Hadid: 12)

Manusia sama seperti tumbuhan, dimana kita harus menyerap banyak cahaya dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam agar di dalam tubuh kita terkandung banyak cahaya. Sehingga nanti dapat terpancar di Hari Kiamat.

Jangan sampai kita termasuk ke dalam golongan orang-orang munafik. Orang-orang munafik tidak pernah menyerap cahaya dari Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, sehingga di akhirat tidak dapat memancarkan cahaya.

Di akhirat mereka akan mengemis kepada orang mukmin dan meminta cahaya. Tapi hal tersebut sudah terlambat karena cahaya Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tidak bisa diperoleh di akhirat.

Oleh karena itu, selama kita masih hidup di dunia, marilah banyak-banyak menyerap cahaya Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Dekatkanlah diri kita kepada beliau agar kita mendapatkan cahaya dari beliau.

close