Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Friday, May 18, 2018

Mengenal Alam Lebih Personal dengan Foraging

Foraging berarti mencari makan. Setidaknya itulah hasil translate yang saya peroleh dari Google Translate. Dalam istilah yang lebih luas, foraging bisa berarti mencari sumber makanan di alam bebas. Pada awalnya foraging hanya berhubungan dengan ketangkasan hewan mencari makan di habitatnya. Namun sekarang artinya lebih luas lagi.
Foraging / gambar via gazettenet.com

Mengapa harus foraging?

Sebagaimana kita ketahui, Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis. Hal ini memberi kita beberapa keuntungan, salah satunya adalah banyak terdapat jenis tanaman yang tumbuh subur di Indonesia.

Banyaknya jenis tanaman tersebut merupakan peluang bagus untuk foraging. Dengan foraging, kita bisa mengenal alam lebih personal. Kan sayang dengan banyaknya jenis tumbuhan yang dimiliki alam Indonesia, kita tak banyak mengenalnya, memanfaatkannya, bahkan cenderung cuek.

Di lain sisi, tumbuhan hasil foraging tentunya akan lebih segar dan sehat, karena benar-benar tumbuh secara alami. Foraging juga membuat kita lebih banyak bergerak dan beraktivitas, sehingga tubuh jadi lebih sehat dan bugar. Gambaran sngkatnya, foraging itu seperti hiking sekaligus berkebun di alam liar.

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum foraging

Karena medan foraging berada di alam liar, kita tidak bisa langsung memakan secara sembarangan tumbuh-tumbuhan yang ada di sana. Salah pilih tumbuhan, bisa-bisa malah keracunan. Setidaknya ada 4 hal yang perlu diperhatikan agar foraging tetap aman.

1. Tanya pada forager berpengalaman

Jika kamu baru pertama melakukan foraging, alangkah baiknya kamu banyak bertanya terlebih dulu pada forager (orang yang melakukan foraging) berpengalaman. Kalau memungkinkan, ajaklah forager berpengalaman tersebut untuk memandumu, berpetualang bersama.

2. Cari buku panduan

Untuk menambah informasi dan wawasan, kamu juga bisa mencari buku panduan tentang tanaman liar yang bisa dimakan, terutama di daerah yang ingin kamu jadikan tempat foraging. Bisa juga dengan browsing internet. Jika browsing, pastikan sumbernya jelas dan terpercaya. Selain tumbuhan liar yang bisa dimakan, pelajari juga tumbuhan dan hewan berbahaya di kawasan yang akan kamu jelajahi.

3. Jangan hanya mengandalkan nama lokal

Di berbagai tempat, seringkali suatu tumbuhan memiliki nama-nama yang berbeda. Karena memang masyarakat setempat memiliki penamaan yang berbeda-beda, meski tumbuhannya sama. Oleh karena itu, selain nama lokal tumbuhan tersebut, kamu juga harus tau nama ilmiah atau nama latinnya.

4. Tidak semua bagian tumbuhan bisa dimakan

Ini perlunya belajar lebih detail terlebih dulu tentang tumbuh-tumbuhan yang ada di kawasan dimana kamu akan menjadikannya sebagai tempat foraging. Karena tidak semua bagian tumbuhan bisa dimakan. Misal tumbuhan A hanya bisa dimakan daunnya saja, tumbuhan B hanya buahnya dan sebagainya.

Beberapa larangan yang harus dipatuhi ketika foraging

Ada beberapa larangan yang harus kamu patuhi ketika foraging. Bukan bermaksud memberi kesan mistis, namun larangan yang saya maksud adalah sebagai berikut :

1. Jangan mengambil tumbuhan secara berlebihan

Mentang-mentang gratis, bukan berarti ketika foraging kita boleh mengambil tumbuh-tumbuhan secara berlebihan. Ambil secukupnya, agar keseimbangan alam tetap terjaga dengan baik.

2. Jangan sekali-kali mengambil tumbuhan langka

Jangan pernah mengambil tumbuhan langka atau yang dilindungi. Berfikir untuk mengambil pun jangan, apalagi melakukannya. Bagaimana cara kita tahu suatu tumbuhan itu langka atau tidak? Tiada lain caranya kecuali belajar dan rajin mencari tau.

Nah, itulah sekilas postingan saya tentang foraging. Tertarik melakukan foraging?

close