Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Tuesday, July 24, 2018

Lebih Bijak Menggunakan Harta untuk Belanja atau Sedekah?

Dalam hidup berumah tangga, tentu kita akan menghadapi banyak sekali kebutuhan. Inginnya kita memenuhi semua kebutuhan tersebut, sayangnya kebutuhan itu ada terus dan terus bertambah.

Lebih bingung lagi, kita juga harus bersedekah. Jika kita mementingkan berbelanja kebutuhan, maka uang untuk sedekah akan berkurang. Sebaliknya, ketika kita memilih untuk bersedekah, maka belanja untuk kebutuhan kita pun akan berkurang. Jadi, bagaiman bijaknya?
Belanja atau sedekah?

Lebih Bijak Menggunakan Harta untuk Belanja atau Sedekah?

Sebelum menilai bagaimana bijaknya, alangkah lebih baik kita melihat tipe-tipe manusia berdasarkan kepemilikan hartanya:

1. Orang yang Memiliki Uang untuk Belanja dan Sedekah

Orang tipe ini biasanya mampu bekerja secara efektif dalam kehidupan. Ia dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya, pun bisa memberi untuk sedekah. Hal ini karena merasa cukup dalam memenuhi kebutuhan, kemudian ia merasa cukup juga untuk dapat memberi kepada yang membutuhkan.

2. Orang yang Memiliki Uang untuk Belanja, tapi tidak Memiliki Uang untuk Sedekah

Orang tipe ini mampu bekerja secara efektif. Bekerja secara efektif ini membuatnya mampu mencukupi kebutuhan keluarganya, bahkan terbilang hampir terpenuhi semua. Tapi, ketika ada kesempatan untuk bersedekah selalu merasa kurang, akhirnya tidak bersedekah.

3. Orang yang tidak Memiliki Uang untuk Belanja, tapi Memiliki Uang untuk Sedekah

Kebalikan dari tipe sebelumnya, orang tipe ini sebenarnya dapat bekerja dengan efektif. Keuangannya pun baik, akan tetapi ia merasa tidak cukup untuk berbelanja. Justru karena rasa tidak cukup ini ia akhirnya menggunakan uangnya untuk bersedekah.

4. Orang yang tidak Memiliki Uang untuk Belanja dan tidak Memiliki Uang untuk Sedekah

Orang tipe ini sebenarnya bekerja, tapi kurang efektif. Sehingga pemasukannya pun tidak jelas juga. Mau digunakan untuk belanja tidak cukup, pun untuk bersedekah.

Ingatlah bahwa ketika kita mengeluarkan harta, pastikan bermanfaat bagi diri, keluarga, dan orang lain. Jangan sampai ketika kita berbelanja justru menyusahkan orang lain atau membuat rugi.

Alangkah lebih baiknya ketika kita berbelanja tidak lebih banyak dari sedekah. Karena kebiasaan dari kita adalah menggunakan uang untuk sedekah dari uang sisa kita berbelanja. Kita bisa membuat perhitungan di awal ketika kita memperoleh rezeki, berapa uang untuk belanja, berapa untuk bersedekah.

Agar belanja sehari-hari kita bernilai sedekah, pastikan ketika kita mengeluarkannya kita niatkan sebagai ibadah, sebagai sedekah, membelanjakan bahan-bahan yang halal untuk keluarga, sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah Ta'ala. Jangan sampai kita berbelanja secara boros yang sebenarnya tidak perlu justru dibeli, apalagi untuk pamer.

Semoga kita selalu bisa menggunakan harta kita untuk hal yang baik.

close