Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Friday, August 17, 2018

Di Hadapan Allah Ta'ala, Bagaimanakah Status Harta Kita?

Harta sebanyak apapun yang kita miliki di dunia, nantinya ketika meninggal semuanya akan ditinggal. Tidak ada sedikitpun harta kita yang ikut masuk ke dalam akhirat.

Nantinya di padang Mahsyar, orang-orang akan ditanyai mengenai hartanya. Darimana hartanya berasal, untuk apa hartanya dibelanjakan, dan banyak pertanyaan lainnya. Lalu, bagaimanakan status harta kita di hadapan Allah Ta'ala? Coba tanyakan pada diri sendiri dengan pertanyaan di bawah ini!
Kekayaan

Beginilah Status Harta Kita di Hadapan Allah Ta'ala

1. Apakah hartamu berasal dari harta yang halal?

Dalam Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 188, Allah Ta'ala berfirman, "Dan janganlah kamu makan harta diantara kamu dengan jalan yang batil."

2. Apakah hartamu melalaikan dirimu dari tanggung jawab dan kewajiban?

Allah Ta'ala berfirman dalam Al Qur'an surat Al Fath ayat 11, "Kami telah disibukkan oleh harta dan keluarga kami, maka mohonkanlah ampunan untuk kami."

3. Apakah hartamu menjadikanmu kikir dan tidak peduli sesama?

"Dan jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka. Apa (harta) yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari Kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan." (QS Ali Imran:180)

4. Apakah hartamu menjadikanmu sombong?

Allah Ta'ala berfirman, "Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas, ketika melihat dirinya serba cukup." (QS. Al 'Alaq : 6-7)

5. Bagaimana cara kamu melihat asal hartamu? Dari kepandaianmu berbisnis atau dari Allah Ta'ala?

Allah Ta'ala berfirman, "Dia (Karun) berkata, "Sesungguhnya aku diberi (harta itu), semata-mata kerena ilmu yang ada padaku"." (QS Al Qashash:78)

6. Apakah hartamu membuatmu boros?

Allah Ta'ala berfirman dalam Al Qur'an surat Al Isra' ayat 27, "Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan."
Harta dapat menjadi kenikmatan, atau justru kehancuran. Ingat bahwa jika harta itu berasal dari yang halal, maka itu adalah berkah dari Allah Ta'ala. Jika harta tidak membuatmu lupa akan kewajiban, maka itu adalah nikmat dari-Nya.

Dan jika kamu tidak kikir dalam bersedekah, maka harta tersebut akan menjadi investasimu di akhirat.
Wallahu a'lam

close