Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Sunday, August 12, 2018

Inilah Pandangan Al Qur'an tentang Sarana Transportasi

Zaman modern ini, manusia memiliki mobilitas yang sangat tinggi. Bepergian bukan hal yang baru lagi dan bukan hal yang istimewa, bahkan bepergian ke luar negeri pun bukan barang yang istimewa lagi.

Di dalam Al Qur'an, tidak lupa juga dibahas mengenai alat transportasi. Bagaimana pandangan Al Qur'an mengenai alat transportasi?
Mobil sebagai salah satu alat transportasi

Inilah Pandangan Al Qur'an tentang Sarana Transportasi

Di dalam Al Qur'an, disebutkan bahwa kapal dan hewan adalah tunggangan. Hewan yang dijadikan sarana transportasi meliputi unta, kuda, keledai, atau hewan sejenisnya.

Allah Ta'ala berfirman dalam Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 164, "Dan kapal yang berlayar di laut dengan (mutan) yang bermanfaat bagi manusia."

"Allah lah yang menjadikan hewan ternak untukmu, sebagian untuk kamu kendarai dan sebagian lagi kamu makan. Dan bagi kamu (ada lagi) manfaat-manfaat yang lain pada (hewan ternak itu) dan agar kamu mencapai suatu keperluan (tujuan) yang tersimpan dalam hatimu (dengan mengendarainya). Dan dengan mengendarai binatang-binatang itu, dan di atas kapal mereka diangkut." (QS Ghafir:79-80)

Allah Ta'ala juga memfirmankan ayat yang menyebutkan secara spesifik kendaraan dari dulu hingga sekarang. Ayat itu adalah dari surat An Nahl ayat 8, Allah Ta'ala berfirman:

"Dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal (peranakan kuda dan keledai), dan keledai, untuk kamu tunggangi dan (menjadi) hiasan. Allah menciptakan apa yang tidak kamu ketahui."

Meskipun secara spesifik hanya kuda, bagal, dan keledai, tapi di akhir ayat disebutkan bahwa "Allah menciptakan apa yang tidak kamu ketahui".

Ini bisa diartikan transportasi yang ada pada zaman sekarang, seperti pesawat, mobil, motor, kereta api, sepeda, dan lainnya. Jika dari dahulu disebutkan nama-nama transportasi tersebut, tentu pada zaman ini orang-orang akan sulit memahaminya.

Menurut Al Qur'an, tujuan diciptakannya alat transportasi adalah untuk tunggangan dan hiasan. Terbukti di zaman sekarang, orang membeli kendaraan untuk ajang pamer, selain sebagai sarana transportasi.

Zaman dahulu pun demikian, orang membeli kuda yang terbaik untuk dipamerkan selain untuk transportasi.

Wallahu a'lam.

close