Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Sunday, August 5, 2018

Pelajaran yang dapat Kita Ambil dari Kisah Nabi Isa dengan Seorang Lelaki yang Buta dan Kusta

Allah Ta'ala menetapkan orang-orang pilihan untuk menjadi nabi dan rasul-Nya. Orang-orang ini menjalani kehidupan yang tidak selalu berjalan baik, ada rintangan dan tantangannya, namun mereka berhasil melaluinya atas izin Allah Ta'ala.

Banyak sekali kisah yang dialami oleh nabi dan rasul, yang kemudian dikisahkan supaya manusia dapat mengambil hikmah dari cerita tersebut. Seperti kisah Nabi Isa ini.
ilustrasi buta

Inilah Pelajaran yang dapat Kita Ambil dari Kisah Nabi Isa dengan Seorang lelaki yang Buta dan Kusta

Saat itu, Nabi Isa sedang berjalan melewati orang yang menderita penyakit kusta. Tubuhnya lumpuh, serta kulit dan dagingnya terkelupas karena kusta. Selain kusta, lelaki itupun mengalami kebutaan di kedua matanya.

Kemudian, lelaki tersebut berkata, "Puji syukur kepada Allah Ta'ala yang menyelamatkanku dari musibah yang menimpa sekian banyak dari makhluk-Nya."

Mendengar hal ini terucap dari mulut lelaki tersebut, Nabi Isa cukup kaget. Beliau pun bertanya, "Wahai lelaki, musibah apakah yang kau maksud telah dijauhkan darimu itu?"

"Wahai Nabi Isa, aku lebih baik dari seorang yang hatinya tidak diberi oleh Allah Ta'ala sesuatu yang diberikan-Nya di dalam hatiku, yaitu Ma'rifatullah (pengenalan kepada-Nya)."

"Engkau benar wahai lelaki, maka ulurkan tanganmu," pinta Nabi Isa pada lelaki tersebut.

Kemudian, lelaki tersebut mengulurkan tangannya. Atas izin Allah Ta'ala, semua penyakit yang ada di tubuh sang lelaki diangkat oleh Allah Ta'ala. Wajahnya pun menjadi tampan dan tubuhnya rupawan.

Keikhlasan lelaki ini telah membuatnya diberi kebaikan yang sangat indah oleh Allah Ta'ala. Kemudian, Nabi Isa mengajak lelaki ini untuk beribadah bersama.

Allah Ta'ala berfirman, "Mreka merasa berjasa kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah, "Janganlah kamu merasa berjasa kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjukkan kamu kepada keimanan, jika kamu orang yang benar". (QS Al Hujurat:17)

Semoga, kita termasuk orang yang diberi kenikmatan untuk mengenal Allah Ta'ala. Yang menjadikan kita selalu bersyukur kepada-Nya.

Wallahu a'lam

close