Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Sunday, August 19, 2018

Sikap Inilah yang Menjadi Bukti Puncak Tawakal Kita pada Allah Ta'ala

Ketika ingin mencapai sesuatu, kita diwajibkan berusaha sekuat tenaga dan berdoa kepada Allah Ta'ala. Serta yang tidak kalah penting adalah harus bertawakal kepada Allah Ta'ala.

Kita hanya diperbolehkan bergantung pada Allah Ta'ala. Karena jika bergantung pada selain Allah Ta'ala, yang akan kita dapatkan hanyalah kekecewaan. Lalu, apa bukti puncak tawakal kita pada Allah Ta'ala?
ilustrasi tawakal kepada Allah Ta'ala

Inilah Sikap yang Menjadi Bukti Puncak Tawakal Kita pada Allah Ta'ala

Sikap yang menjadi bukti puncak tawakal kita pada Allah Ta'ala adalah berbaik sangka terhadap Allah Ta'ala. Melihat semua yang terjadi pada kita sebagai yang terbaik yang diberikan oleh Allah Ta'ala.

Ingatlah ketika kita menggantungkan diri pada manusia, sekuat dan sehebat apapun, ia dapat jatuh atau meninggal seketika karena hal sepele. Allah Ta'ala selalu mengingatkan kita melalui firman-Nya dalam Al Qur'an surat Al Furqan ayat 58:

"Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup, Yang tidak mati."

"Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang." (QS Asy Syu'ara:217)

Dari ayat tersebut,  kita dapat belajar dua hal. Yang pertama, kita harus bertawakal dan berbaik sangka terhadap semua keputusan-Nya. Karena sangat mudah bagi-Nya memenuhi semua keinginan kita.

Yang kedua, dibalik kemampuan Allah Ta'ala untuk memenuhi semua keinginan kita, terdapat sifat Rahim (Maha Penyayang) yang selalu diberikan kepada hamba-Nya.

Artinya bahwa Allah Ta'ala tidak memberikan semua yang kita inginkan. Tapi Dia akan memberikan yang terbaik bagi kita. Yang paling bermanfaat dan yang paling kita butuhkan, meski kita sendiri tidak mengetahui.

Yang terpenting, jangan berburuk sangka kepada Allah Ta'ala. Semua sudah ada takarannya. Rezeki sudah ditentukan, dan tidak mungkin tertukar. Jika belum memperoleh apa yang diinginkan, insyaa Allah suatu saat Allah Ta'ala akan memberikan atau menggantinya dengan yang lebih baik.

Wallahu a'lam

close