Kumpulan Berita dan Info Unik Lucu Terbaru

Tuesday, August 7, 2018

Yang terjadi Padamu adalah Pilihan Allah Ta'ala, jangan Diabaikan!

Seringkali kita tidak terima dengan apa yang sudah ditakdirkan kepada kita. Selalu saja melihat orang lain lebih baik dan lebih baik lagi.

Tapi, apa yang telah terjadi pada dirimu adalah pilihan Allah Ta'ala. Yang terjadi pada kita, sudah Allah Ta'ala pilihkan. Lalu, mengapa Allah Ta'ala memilihkan hal itu pada kita?
Kehidupan

Yang terjadi Padamu adalah Pilihan Allah Ta'ala, jangan Diabaikan!

Allah Ta'ala lebih mengetahui kehidupanmu daripada dirimu sendiri. Serahkan pilihan itu pada Allah Ta'ala, Dzat yang penuh kasih dan hanya menginginkan kebaikan bagi hamba-Nya.

Jangan sampai kita memilih sesuatu sebelum Allah Ta'ala. Itu berarti kita merasa sombong dan merasa lebih pandai dari-Nya. Padahal, Dia lah yang menciptakan kita, apakah kita akan mengajari Allah Ta'ala dalam urusan agama-Nya?

Allah Ta'ala berfirman, "Katakanlah (kepada mereka), "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu"." (QS Al Hujurat:16)

Dalam keseharian kita pun harus memasrahkan diri untuk menerima apa yang telah menjadi pilihan Allah Ta'ala. Jangan pernah mengabaikannya. Meski terlihat buruk, lihat apa yang terjadi setelahnya. Mungkin ada hikmah baik dibaliknya.

Ingat kisah Nabi Khidir dan Nabi Musa? Nabi Khidir merusakkan kapal padahal kapal tersebut masih dapat digunakan. Nabi Khidir membunuh seorang anak padahal anak tersebut tidak bersalah. Dan Nabi Khidir mendirikan rumah yang roboh di lingkungan yang rakyatnya kikir.

Dilihat dari pandangan Nabi Musa, perbuatan Nabi Khidir sangat buruk. Tapi kisah dibaliknya sungguh berbeda. Nabi Khidir merusakkan kapal karena jika kapal tersebut berlayar, maka kapal tersebut akan dirampas oleh perompak.

Jika Nabi Khidir tidak membunuh anak kecil tersebut, maka ketika besar anak tersebut membangkang kedua orang tuanya. Dan jika Nabi Khidir tidak mendirikan rumah yang roboh, maka anak yatim tersebut tidak akan mendapatkan harta ayahnya.

Inilah yang tidak kita ketahui, terlihat buruk jika dipandang, tapi sungguh baik hikmah mengapa hal itu terjadi.

Oleh karena itu, janganlah mengabaikan apa yang telah menjadi pilihan Allah Ta'ala.

close